Dikala hati ini sedih Yang dingat hanya engkau..
Dikala tubuh ini lemah tak berdaya hanya engkau Yang kami panggil
Dikala beban masalah yang menghampiri hanya engkau yang dapat menenangkannya..
Dikala jiwa ini tak tenang hanya engkau Yang memahaminya..
Kami bergantung padamu.. walau kami tak sadar begitu terkadang kami menyakiti engkau..
Begitu sering menolak permintaanmu..
Begitu sering mengeluh..
Yang diminta tak seberapa tapi terkadang Begitu beratnya bagi kami.. padahal bebanmu lebih berat tapi engkau jarang untuk mengeluh..
Kesedihanmu.. sebenarnya menjadi kesedihan kami tapi kami terkadang tak ingin membuatmu terlihat sedih..
Kebahagianmu menjadi kebahagian kami..
denganmu kami bisa bertahan.. dengan ceritamu saja membuat kami merasa tenang..
Kau menutupi segala kesalahan kami..hanya engkau Yang memahami kami.. tanpamu kami bisa apa? Tetaplah dsisi kami selamanya..
Hanya engkau ..
Engkaulah..
Rabu, 04 Mei 2016
Hidup kami bergantung padamu
Selasa, 03 Mei 2016
Kisah dua wanita
Detak jam Yang berdetak setiap detik.. terdengar begitu nyaring..
Cahaya.. Yang menyilaukan menerangi sudut ruangan itu..
Keadaan Yang ramai pun terasa hening.. sepii
Hati Yang kosong tak ingin bicara..
Hanya raut wajah Yang lusuh tak memberi lengkungan senyuman..
Denyut ini berpacu.. ardinali dalam diri bergerak tekanan Dan perlawanan
Ini kisah Yang terjadi didalam diri..
Terlihat seorang wanita paruh baya.. duduk dengan raut wajah Yang penuh coretan garis kehidupan begitu ruwet.. hingga tak seperti Ada Jalan untuk memperbaikinya..
Ingin melihat lengkungan senyuman di wajahnya.. tapi bgitu Susah menggorekan sedikit lengkungan itu..
Hati dua perempuan ini sedang tak bersahabat begitu banyak Yang terlintas Rasa keingininan Yang berlawanan